Udang menjadi komoditi yang merajai ekspor perikanan dengan nilai yang disumbang sebesar 1,280 juta dolar AS, disusul tuna 606 juta dolar AS, ikan lainnya 700 juta dolar AS dan hasil perikanan lainnya 746 juta dolar AS.
”Komoditi yang paling besar mengalami peningkatan nilai ekspor adalah udang sebesar 25,46 persen dengan nilai kontribusi terbesar udang beku senilai 1,121 juta dolar AS,” ujar
Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo di Jakarta, belum lama ini. Sharif menjelaskan, secara keseluruhan volume ekspor hasil perikanan Indonesia untuk periode Januari hingga November 2013 mencapai 1.136.927 ton meningkat 2,18 persen dibandingkan periode yang sama 2012 sebesar 1.112.700 ton.
Dari total volume ekspor hasil perikanan tersebut, komoditi yang paling banyak berkontribusi adalah tuna sebesar 174.566 ton, kemudian hasil perikanan lainnya 174.070 ton, rumput laut 169.230 ton, udang 124.230 ton dan ikan lainnya sebesar 465.435 ton.
Volume ikan lainnya merupakan volume tertinggi dibanding komoditi lainnya, dengan komoditi yang paling berkontribusi adalah ikan beku sebesar 343.882 ton. ”Sedangkan komoditi yang mengalami peningkatan volume ekspor terbesar dibanding November 2012 adalah ikan hias sebesar 208,97 persen dan kepiting 32,28 persen, ”jelas Sharif.
Negara tujuan ekspor hasil perikanan Indonesia yang paling besar peningkatan volumenya adalah Cina meningkat 100,42 persen, dipasok dari komoditi kepiting sebesar 12.490 ton. Selanjutnya Uni Eropa meningkat 59,76 persen dari komoditi tuna/cakalang sebesar 38.790 ton dan kepiting 1.555 ton meningkat 37,37 persen.
Pada November 2013, terjadi penurunan volume dan nilai ekspor hasil perikanan Indonesia ke Jepang sebesar 5,45 persen dan 7 persen dibanding November 2012 dan yang paling besar penurunannya baik dari segi volume dan nilai adalah komoditi ikan lainnya sebesar 32,31 persen dan 43,70 persen.
Judul: Udang Rajai Ekspor Indonesia
Ditulis Oleh Unknown
Berikanlah saran dan kritik atas artikel ini. Salam Aviev PIeppo, Terima kasih

Tidak ada komentar:
Posting Komentar